“Willingness to pay and willingness to buy”
Terkadang pula, kita susah membedakan mana yang “need” dan “want”. Kalau yang dianugerahi rizki lebih, tentunya lebih mudah untuk memenuhi kebutuhannya. Akan tetapi, apakah kita hidup untuk dunia saja? Lupakah kita kalau harta ini akan ditanya pada hari kiamat?
Termasuk yang manakah kita?
1.Y=C Y=Pendapatan
2.Y=C +IPlus C=Tingkat
Konsumsi
3.Y=C+S
S=Tabungan
4.Y=C+S+IPlus I=Investasi
5.Y=C+S+I IPlus=Investasi akhirat
6. Y=C+S+I+IPlus
Diluar itu semua, bisa jadi ada yang bertipe Y < C.
Penghasilannya tidaklah mencukupi kebutuhan primernya atau bisa jadi tingginya
tingkat konsumsi dikarenakan ketidakmampuannya menundukkan nafsu dunianya. Ya,
begitulah manusia…banyak angan, angannya terlalu panjang dan ambisinya terhadap
dunia membuatnya lupa akan kemampuan dirinya sendiri.
Saudariku, berapa banyak orang yang terperangkap
dengan ribawi dikarenakan hanya ingin memenuhi duninya saja atau gengsi semata.
Janganlah bermudah-mudahan dalam hal yang diharamkan oleh Alloh. Bersabarlah sembari memiliki perencanaan ekonomi yang matang
Saya pernah
mendapatkan brosur KPR dan iseng-iseng mengkalkulasikan harga rumah tersebut.
Fantastis memang jika kita mengkalkulasi sampai lunas karena harga yang ada
sudah di NPV-kan (Nett Present Value-kan).
Saudariku, qonaalah...lihatlah orang-orang yang qodarulloh memiliki kemampuan ekonomi jauh dibawah kita tetapi masyaAlloh....mereka bahagia dalam menjalani kehidupannya. Keberkahan itu menaungi mereka...
Ya, keberkahan itu tidak dapat kita beli meski kita memiliki harta yang banyak karena hakekatnya keberkahan itu adalak karunia Alloh Ta'ala. Dan alangkah beruntungnya mereka itu tatkala yaumul akhir tiba...Mereka lebih dahulu masuk surga 500 tahun ketimbang orang yang kaya...
Saudariku, alangkah baiknya jika kita merupakan jalan kebaikan bagi orang lain dengan apa yang kita miliki. Sudah siapkah kita mempetanggungjawabkan harta kita kelak dihadapan Alloh?...jawaban apa yag akan kita berikan?...
Saudariku...takutlah kepada Alloh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar