Kajian ini lumayan buat ngilmui diri ini yang faqir…lebih
dari setahun yang lalu aku menyimpannya dan baru kali ini ku share di blog. Semoga bermanfaat…
Ta’aruf Pra Wedding @ Ust Nuzul Dzikri -hafidzahulloh-
Untuk mewujudkan pernikahan yang benar-benar sakinah, mawadah wa rahmah, kita harus mendapatkan pasangan hidup yang tepat… kita harus mendapatkan suami atau istri yang sehati dengan kita dan itu tidaklah mudah…"itu tidak mudah". Kalau untuk mencari seorang sahabat itu sulit apalagi mencari pasangan hidup yang lebih dalam dari pada sahabat kita…yang lebih erat lagi.
Mencari pasangan yang sesuai di dalam Islam sacara garis besar ada 2, Ulama fiqih mengatakan…
1.Agamanya baik dan akhlaknya mulia
2.Suka dan cocok secara pribadi_suka dia secara pribadi
Bagaimana mencarinya?
1.Melalui teman, kolega
Dalilnya ketika Nabi sholallohu’alaihi wasallam menikah
dengan Khodijah
rodliyallohu’anha, yang menjadi mediator adalah sahabat/saudaranya .
2.Melalui orang tua kita
Sebagimana Umar rodliyallohu’anhu mengajukan Hafshoh kepada Ustman dan Abu
Bakar rodliyallohu’anhuma hingga Rosul sholallohu’alaihi wasallam
meminangnya.
3.Dengan kita menawarkan diri (dengan cara terhormat, santun dan bermartabat)
Apa yang kita lakukan?
1.Jujur pada diri sendiri (muhasabah diri)
“Ruh itu hanya akan menyatu dengan yang cocok”. Kalau
kita hanya menampilkan penampilan yang sholih tapi hati kita rusak, ibadah kita
hancur untuk mencari wanita-wanita sholihah jangan kaget jika wanita yang anda
pilih satu tipe dengan anda (kalian bermain maka Alloh balas permainan kalian).
2.Jujur dalam menetapkan kriteria
Malu dengan kriteria akhirnya gak cocok terus waktu
ditawari. Utarakan ke mediator apa adanya. Kalau kriteria itu hak kita, tapi... dianya
mau gak sama kita?
3.Jangan asa-asalan dalam meminta bantuan
Carilah mediator yang amanah, ngerti figih, dan satu
selera _ngerti apa yang kita inginkan. (kisah Fatimah Binti Qois yang dilamar 2
sahabat_Abu Jahm dan Muawiyyah rodliyallohu’anhuma). Tidak semua orang sholih
jika dijodohkan cocok (Kisah Tsabit bin Qois yang digugat cerai oleh Istrinya).
4.Jangan percaya sebelum cross check
Kalau beli baju gak suka boleh dibuang tapi bila pilih suami
akibatnya fatal jika gak suka. Cari sekolah saja kita survey, apalagi apalagi ini
pernikahan? Pastikan semua data valid.
Jangan percaya dulu walaupun sudah ngaji karena banyak
“oknum” (hal ini senada dengan apa yang dinasehatkan
oleh Ust Yazid hafidzahulloh “Semuanya harus belajar,belajar agama islam. Bukan
“Saya sudah ikut sunnah, sudah ikut salaf” tapi hanya casingnya saja...berjenggot, tidak isbal…tapi semuanya jauh dari sunnah, semua
perbuatannya jauh dari sunnah, muamalahnya jauh dari sunnah, pekerjaannya masih
perbuatan yang harom. Semua yang ikut sunnah harus belajar...kapan sih ia duduk
di majelis ilmu?").
5.Diperbolehkan bicara langsung
Kita boleh ngetes kemampuan dan kejujurannya...dalilnya dari Abdulloh bin Mas’ud rodliyallohu’anhu “Jika anda ingin menikah dengan wanita pelacur dan dia telah bertobat kepada ALLOH maka ujilah toubatnya“).
Kita boleh ngetes kemampuan dan kejujurannya...dalilnya dari Abdulloh bin Mas’ud rodliyallohu’anhu “Jika anda ingin menikah dengan wanita pelacur dan dia telah bertobat kepada ALLOH maka ujilah toubatnya“).
Tanyakan hal-hal
yang prinsip, ex yang bisa membuat nyambung, yang bisa mengungkapkan kecerdasan,
kedewasaan dan kematangannya.
6.Nazdor
Banyak orang yang salah dalam nadzor termasuk yang
sudah ngaji. Dalam buku ulama, nadzor hanya diperbolehkan dalam 2 waktu: setelah
lamaran dan sebelum lamaran tapi punya feeling kuat. Jadi nadzor bukan difase
awal, karena hadits yang berhubungan dengan nadzor dikaitkan dengan lamaran (jadi, jangan jadi
tukang nadzor ya karena itu aib ^^).
7.Istikhoroh
Memintalah pada Alloh. Dalam ta’aruf, kita harus lebih dekat kepada ALLoh, lebih banyak ibadah, lebih banyak dzikir lagi, harus banyak qiyaumul lail, perbanyak istiqhfar dan berdolah agar diberikan yang terbaik (bukan berarti diluar ta'aruf gak taat ya ^^). Kalau berjodoh maka akan dilapangkan oleh ALLOH dan jika itu tidak baik maka kita akan dipalingkan oleh ALloh atau dia dipalingkan oleh ALLOH…dan jangan maksa…tawakallah.
“Barang siapa bertakwa maka Alloh akan memberikan jalan keluar”
Bagi yang ingin menyimaknya secara detai silahkan download
di http://www.kajianilmiah.com/2014/12/download-audio-video-kajian-taaruf-pra.html
*Saya tambahkan sedikit*
*Saya tambahkan sedikit*
Meyakini bahwa perjodohan yang ia alami adalah pilihan
yang terbaik sehingga akan berusaha menjaganya, menyelesaikan semua masalah
melalui ajaran agama dan modal keyakinan terhadap janji Alloh ta’ala sehingga
konsekuensinya harus kuat bertawakal.
Bila langkah awal telah ditempuh dengan benar, kelak
rumah tangga kita akan berjalan dengan serasi, harmonis, dan penuh kemesraan,
karena masing-masing mendasarkan langkah dan niatnya hanya karena mencari ridlo
Alloh dan berjalan diatas syariat Alloh ta’ala (Seminar Keluarga Sakinah Al Sofwa 2015 “Menuju Rumah Tangga Islami”).
Sebagimana Nasehat Ust Abuz Zubair hafidzahulloh ketika memberikan nasehat dalam seminar, dalam hal memilih "suami yang ideal"
hendaklah memilih ikhwan yang memiliki kriteria sebagaimana berikut :
1.Memiliki agama yang baik dan benar
-jangan memilih ikhwan yang tidak bertakwa dan menyelisihi
Alloh
-nampak ketaatan dalam kesehariannya…tidak melakukan
perbuatan haram
-jangan memilih yang menyesatkan
-lelaki yang baik agamanya tidak akan mendzolimi
istrinya, dia mencintaimu karena Alloh bukan karena harta, fisik, etc
-carilah yang hatinya tertaut dengan masjid
2.Taat kepada Alloh dan RosulNya
-suami yang taat akan menjadi suri dan tauladan bagi
istri dan anaknya
-akan membantu kita taat kepda Alloh
3.Mempunyai akhlak dan tabiat yang baik
Indicator baik akhlaknya:
-orang yang tidak tergesa-gesa/bisa menahan diri
-tawadlu/tidak sombong
-tidak pelit/dermawan
-ar-rohmah/kasih saying
-bersahaja
4.memiliki sifat kepemimpinan dan tanggungjawab
Dilihat dari 2 hal :
-karakter dasar kepemimpinannnya
-dengan nafkah yang ia beri untuk istrinya
Pandai menentukan sikap/tidak plin-plan -->
pilihlah
Added:
5.Mencari suami yang pandai baca Al qur’an/setidaknya
ada hafalan qur’annya.
(hadits seorang sahabat yang yang tidak punya apa-apa
untuk mahar kecuali hafalan qur’an)
Saudariku, bertakwalah kepada Alloh…jika jalan yang
kita tempuh benar insyaAlloh keberkahan akan menaungi rumah tangga yang akan
dijalani. Ingatlah saudariku, kesholehan…ya, karena kita akan bersama–sama bahu
membahu untuk melaksanakan ketaatan dan menegakkan nilai-nilai islam dalam
rumah tangga...jika tidak bersama dengan yang satu tujuan -akhirat oriented-
maka bisakah kita membangun rumah disurga bersama?
together to be
better, together to be stronger dan happy together...
---------------------------------------------------------------------------------------------------
Oh ya, simak juga nasehat Ust Kholid Basalamah_hafidzahulloh...jangan lupa di like di youtube untuk kemajuan dakwah...syukron
Mahkota Pengantin_1
https://www.youtube.com/watch?v=EMrvHl3usxA
Mahkota Pengantin_2
https://www.youtube.com/watch?v=ZeCzH3NM1Sk&list=PLlK0gGuioshA700OBTqejU9n3OI7mn8QE&index=4
Mahkota Pengantin_3
Mahkota Pengantin_4
Mahkota Pengantin_5
Mahkota Pengantin_6
https://youtu.be/y-i2NPyptw4
Mahkota Pengantin_7
Mahkota Pengantin_8
https://youtu.be/DjzeUYcLtc0
Mahkota Pengantin_9
https://youtu.be/G8KkHbJGa-M
Mahkota Pengantin_10
https://youtu.be/wjlKqYP-XtY
Mengenal Karakter Pasangan
https://www.youtube.com/watch?v=bzTOMDRso1g
Semoga bermanfaat....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar