Dia adalah kholifah yang zuhud, imam, ahli ibadah, ’alim
lagi bijaksana dan banyak kemulian lainnya yang terhimpun didirinya. Dunia
datang kepadanya dengan berbagai gemerlap dan gegap gempitanya, akan tetapi
beliau memilih akhirat, masyaAlloh…Dialah Umar Bin Abdul Aziz -rohimahulloh-.
Dari Umar Bin
Muhammad al-Makki, dia berkata Umar Bin Abdul Aziz berkhutbah dengan
mengatakan:
“Sesungguhnya dunia bukanlah negeri tempat tinggal
kalian. Dunia ini adalah negeri yang telah Alloh tetapkan sebagai negeri yang
fana dan Dia juga menetapkan (bahwa) penghuninya akan meninggalkannya.
Betapa banyak penghuni yang terikat (betah) pada
tempat yang sedikit (nilainya) lagi (mudah) hancur, dan betapa banyak pemukim
yang meninggalkan suatu yang sedikit
(nilainya)…
Karena itu, pergilah sebaik-baiknya dari dunia ini
dengan membawa muatan yang tebaik. Berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik perbekalan
adalah takwa. Takwa itu hanyalah laksana awan yang menyusut lalu hilang.
Tatkala seoarang anak cucu Nabi Adam di dunia berlomba-lomba dalam segala
urusan didalamnya, dan dia bergembira dengannya, tiba-tiba Alloh memanggilnya
dengan (ketetapan) qodarnya, melemparnya dengan hari kematiannya, merampas
peninggalan dunia darinya, lalu tempat usaha dan kekayaannya menjadi milik orang lain.
Sesungguhnya dunia ini tidak menyenangkan (bila
ditimbang) dengan kadar apa-apa yang memudaratkan. Sesungguhnya dunia ini menyenangkan
sedikit dan membawa kesedihan yang panjang”.
(“Biografi 60 Ulama Ahlussunnah” Karya Syaikh Ahmad
Farid, Penerbit Darul Haq Cetakan II Tahun 2013 halaman 89)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar