"Karena, sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan.
Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan..."
(terjemah QS. Insyirah :5-6)
Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan..."
(terjemah QS. Insyirah :5-6)
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah –rohimahulloh- berkata “Apapun
yang dialami manusia, jika hal tersebut menyenangkannya itu jelas merupakan
sebuah nikmat dan jika menyedikannya maka hal tersebut nikmat ditinjau dari
segi menghapus kesalahan-kesalahannya dan diberi pahala apabila dia bersabar
menerimanya dan juga ditinjau dari sisi bahwa apa yang dialami itu tetap
membuat hikmah dan rahmat yang tidak diketahui”
Manfaat dan buah yang bisa dipetik oleh orang yang
menderita kesedihan ketika mengalami musibah adalah sebagi berikut :
1.Agar orang yang ditimpa musibah itu sempat beribadah
Sesungguhnya Alloh Ta’ala menciptakan makhluk_Nya tak lain untuk diberi cobaan dan ujian, agar terlihat ibadah mereka, berupa syukur dari orang yang mengalami kesenangan dan bersabar dari orang yang mengalami kesedihan. Ini semua tak kan bisa terjadi, kecuali jika Alloh membolak-balikkan keadaan hamba_Nya, sehingga nyatalah kesungguhan ibadahnya kepada Alloh Ta’ala.
Sesungguhnya Alloh Ta’ala menciptakan makhluk_Nya tak lain untuk diberi cobaan dan ujian, agar terlihat ibadah mereka, berupa syukur dari orang yang mengalami kesenangan dan bersabar dari orang yang mengalami kesedihan. Ini semua tak kan bisa terjadi, kecuali jika Alloh membolak-balikkan keadaan hamba_Nya, sehingga nyatalah kesungguhan ibadahnya kepada Alloh Ta’ala.
Demikianlah, sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah –shallallahu
Alaihi wa sallam-,“Sungguh mengagumkan urusan orang mukmin. Sesungguhnya
segala urusannya menjadi baik, dan itu tak kan terjadi pada siapapun selain
orang mukmin. Jika dia mengalami kesenangan, dia bersyukur, maka menjadi
kebaikan baginya. Dan, jika dia terkena kesedihan, dia bersabar, maka menjadi
kebaikan baginya".
(HR. Muslim dalam Shohihnya, 4/2295 nomor 2999)
(HR. Muslim dalam Shohihnya, 4/2295 nomor 2999)
2.Untuk Menghapus Dosa dan Kesalahan
Siapakah diantara kita yang tidak pernah menganiaya diri sendiri? Setiap anak Adam gemar melakukan kesalahan. Akan tetapi, Alloh Maha Pengasih. Diantara kasih sayang_Nya, Dia membuat musibah-musibah dan kesedihan-kesedihan yang menimpa seseorang sebagai penghapus dosa-dosanya.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah dan Abu Sa'id -rodhiyallohu'anhuma-, dari Nabi shallallahu
Alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda, "Tidaklah orang mukmin ditimpa suatu keletihan, penyakit, kecemasan, kesedihan, gangguan dan kesusahan, sampai duri yang menusuknya sekalipun, kecuali Alloh menghapus dengannya kesalahan-kesalahannya."
(HR. AL Bukhori dan Muslim).
(HR. AL Bukhori dan Muslim).
3. Menjadi Jalan Masuk Surga
Sesungguhnya kesedihan dan hal-hal yang tidak disukai yang menimpa seseorang adalah salah satu jalan menuju surga apabila dia menerimanya dengan sabar dan mengharap pahala dari Alloh.
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) seperti halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan), sehingga berkatalah Rosul dan orang-orang bersamanya, " Bilakah datangnya pertolongan Alloh?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Alloh itu amatlah dekat"
(terjemah QS. Al-Baqarah : 214)
(terjemah QS. Al-Baqarah : 214)
4. Agar menyadari tentang hakikat dunia
Diantara buah yang bisa dipetik dari kesedihan dan hal-hal yang tidak disukai, ialah tersingkapnya hakikat dunia bagi orang yang mengalami musibah. Maksudnya, lewat pengalaman yang nyata, dia mengetahui bahwa dunia ini memang hina dan tidak abadi, kesenangannya tidak seberapa, dan tidak pernah jernih bagi siapapun.
5. Menjadi obat paling mujarab bagi kesombongan, ujub, dan kekasaran hati
Akan tetapi, apabila Alloh Ta'ala menghendaki kebaikan bagi hamba_Nya, maka diberi_Nya obat dan ujian menurut kadar keadaannya, untuk membasmi berbagai macam bencana yang membinasakan dari dirinya. Sehingga ketika Alloh telah membimbing hamba_Nya itu, dan membersihkan dan menjernihkan, maka Alloh menjadikannya patut menerima martabat paling mulia di dunia, yaitu menjadi hambaNya.
6. Agar manusia menyadari hakikat dirinya
Dengan adanya bencana-bencana itu, hal-hal yang terpendam dalam jiwa mereka akan terlihat, nampak pula dengan nyata tabiat-tabiat hati dan setebal apa kegelapan dan kejernihannya....
Sejauh mana keluh kesah dan kesabarannya...
Sejauhmana kepercayaan dan keputus-asaannya terhadap rahmat Alloh...
Sejauhmana kepasrahannya kepada kekuasaan Alloh ataukah malah bersungut-sungut dan menunjukkan ketidaksabaran...
7.Merupakan kesempatan untuk introspeksi
Suhhanalloh...Betapa banyak manusia yang ditimpa suatu musibah, bahkan terkadang didera dengan bermacam-macam musibah yang bertubi-tubi, tetapi dia tetap buta, tidak mengetahui penyebabnya. Padahal, boleh jadi itu dikarenakan kezhalimannya terhadap dirinya sendiri, atau terhadap orang lain, atau terhadap binatang, tetapi dia lupa.
Suhhanalloh...Betapa banyak manusia yang ditimpa suatu musibah, bahkan terkadang didera dengan bermacam-macam musibah yang bertubi-tubi, tetapi dia tetap buta, tidak mengetahui penyebabnya. Padahal, boleh jadi itu dikarenakan kezhalimannya terhadap dirinya sendiri, atau terhadap orang lain, atau terhadap binatang, tetapi dia lupa.
"Dan, musibah apa saja yang menimpa kamu, maka disebabkan oleh perbuatan tangan kamu sendiri, dan Alloh memaafkan sebagian besar (kesalahan-kesalahnmu)"
(terjemah QS. Asy-Syura : 30)
(terjemah QS. Asy-Syura : 30)
8.Penyebab orang mau tunduk kepada Alloh
Ibnul Qoyyim -rahimahulloh- berkata," Pintu terdekat yang bisa dimasuki seorang hamba untuk menghadap Alloh adalah kebangkrutan. Hal ini dikarenakan pada saat itu, dia melihat dirinya tidak memiliki pangkat, kedudukan, maupun jalan yang bisa diandalkan, apalagi sarana yang bisa dibanggakan.
Akan tetapi,
dia masuk untuk menemui Alloh Ta'ala lewat pintu kefakiran dan kebangkrutan, seperti masuknya seorang yang hatinya telah hancur luluh akibat kefakiran dan kemiskinan, hingga sampailah kehancuran itu ke lubuk hatinya dan dia pun tak mengetahui harus berbuat apa. Kehancuran benar-benar meliputinya dari segenap penjuru, maka dia pun mengakui sepenuhnya harus kembali kepadaTuhannya, dan menyadari bahwa dirinya benar-benar miskin dan berharap belas kasihan kepada_Nya".
(Al-Wabil Ash-Shaiyib, halaman 8)
Akan tetapi,
dia masuk untuk menemui Alloh Ta'ala lewat pintu kefakiran dan kebangkrutan, seperti masuknya seorang yang hatinya telah hancur luluh akibat kefakiran dan kemiskinan, hingga sampailah kehancuran itu ke lubuk hatinya dan dia pun tak mengetahui harus berbuat apa. Kehancuran benar-benar meliputinya dari segenap penjuru, maka dia pun mengakui sepenuhnya harus kembali kepadaTuhannya, dan menyadari bahwa dirinya benar-benar miskin dan berharap belas kasihan kepada_Nya".
(Al-Wabil Ash-Shaiyib, halaman 8)
9.Memberi pengalaman yang berharga
Hal ini memberinya kemampuan untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai bencana besar sepanjang hidupnya, dan kemampuan bersikap yang baik dalam menghadapi perubahan-perubahan yang tiba-tiba, serta kemampuan beradaptasi dengan berbagai situasi sulit yang dialaminya. Barangsiapa dikaruniai kemampuan seperti ini, musibah apapun yang terjadi justru membuatnya terlatih untuk bersikap berhati-hati dan lemah lembut mengambil keputusan yang tepat dan sesuai dengan peristiwa yang terjadi, dan dalam memberi reaksi yang sewajarnya setelah dipelajari dengan seksama.
sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah –shallallahu
Alaihi wa sallam-, "Sesungguhnya kelembutan itu tidaklah dilakukan pada sesuatu melainkan membuatnya indah, dan tidaklah ia dihilangkan dari sesuatu melainkan membuatnya buruk".
(HR. Muslim dalam Shohihny-nya nomor 2594)
Hanya kepada Alloh kita mohon
diselamatkan dari segala bencana dan kesudahan yang baik, semoga bermanfaat...
(Dinukil dari "Obat Penawar Hati yang Sedih" karya Sulaiman bin Muhammad bin Abdullah Al-Utsaim Penerbit Darus Sunnah >>> detail produk bisa dilihat di web darus-sunnah :
(Dinukil dari "Obat Penawar Hati yang Sedih" karya Sulaiman bin Muhammad bin Abdullah Al-Utsaim Penerbit Darus Sunnah >>> detail produk bisa dilihat di web darus-sunnah :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar